Daftar Isi
TikTok Ads menjadi pilihan utama affiliate marketer di 2025 karena CPM yang murah dan engagement yang tinggi. Tapi platform ini juga terkenal dengan policy yang ketat. Panduan ini akan membantu Anda beriklan tanpa takut kena suspend.
- CPM rata-rata: Rp 5,000 - Rp 15,000 (lebih murah dari FB)
- Engagement rate: 6-8% (tertinggi di semua platform)
- User Indonesia: 125+ juta (target market besar)
- Konversi terbaik: produk fashion, beauty, gadget
Kenapa TikTok Ads untuk Affiliate?
TikTok Ads memiliki beberapa keunggulan untuk affiliate marketing:
✅ CPM yang Kompetitif
Dibanding Facebook dan Google, TikTok masih menawarkan CPM yang lebih rendah. Dengan budget Rp 500,000/hari, Anda bisa mendapat 30,000-100,000 impressions.
✅ Audiens yang Engaged
User TikTok terbiasa scroll dan engage dengan konten. Format video pendek sangat cocok untuk produk review dan demo produk affiliate.
✅ Viral Potential
Konten TikTok bisa viral organik bahkan setelah campaign selesai. Ini memberikan bonus traffic gratis di luar budget iklan.
✅ Targeting yang Akurat
TikTok memiliki AI targeting yang canggih. Interest-based dan behavior-based targeting sangat efektif untuk produk affiliate.
TikTok Ads Policy untuk Affiliate
⚠️ Yang HARUS Diperhatikan Affiliate:
- Landing Page: Harus original, bukan redirect langsung ke marketplace
- Disclosure: Harus jelas bahwa ini adalah affiliate/iklan
- Klaim Produk: Tidak boleh berlebihan atau tidak terbukti
- Before/After: Dilarang untuk produk kecantikan dan kesehatan
- Testimonial: Harus genuine, tidak boleh fake atau dibuat-buat
Kategori Produk yang Boleh
- ✅ Fashion & accessories
- ✅ Elektronik & gadget
- ✅ Home & living
- ✅ Food & beverage (non-suplemen)
- ✅ Digital products (courses, ebook)
- ✅ Software & apps
Kategori Produk Restricted
- ⚠️ Suplemen kesehatan (butuh izin BPOM)
- ⚠️ Produk kecantikan (tidak boleh before/after)
- ⚠️ Financial products (butuh disclaimer)
- ⚠️ Weight loss products (sangat ketat)
Kategori Produk Terlarang
- ❌ Produk dewasa
- ❌ Obat-obatan tanpa izin
- ❌ Gambling/judi
- ❌ Crypto (di Indonesia)
- ❌ Replika/palsu
Penyebab Akun TikTok Ads Kena Suspend
| Penyebab | Severity | Solusi |
|---|---|---|
| Landing page tidak sesuai iklan | 🔴 Tinggi | Pastikan konten LP match dengan ad |
| Klaim produk berlebihan | 🔴 Tinggi | Gunakan bahasa soft, hindari "dijamin" |
| Redirect langsung ke marketplace | 🟠 Sedang | Buat landing page original dulu |
| Video dengan musik copyright | 🟠 Sedang | Gunakan musik dari TikTok library |
| Akun baru spending tinggi | 🟡 Rendah | Mulai dengan budget kecil, scale up pelan |
| Multiple account dari 1 device | 🔴 Tinggi | 1 device = 1 akun business |
10 Cara Aman Beriklan di TikTok
1. Verifikasi Business Account
Lengkapi semua dokumen bisnis. Akun terverifikasi lebih dipercaya oleh sistem.
2. Landing Page Original
Buat LP khusus, jangan redirect langsung. Include privacy policy & terms.
3. Video Native Style
Buat video seperti konten organik, bukan iklan obvious. User lebih engage.
4. Gunakan Spark Ads
Boost konten organik yang sudah perform. Lebih natural dan less suspicious.
5. Budget Scaling Bertahap
Mulai Rp 100k/hari, naikkan 20-30% per 3 hari jika perform bagus.
6. Diversifikasi Creatives
Siapkan 5-10 variasi video. Jangan rely pada 1 creative saja.
7. Ad Copy yang Soft
Hindari kata-kata agresif. Gunakan storytelling, bukan hard selling.
8. Disclosure yang Jelas
Tambahkan "Ad", "Sponsored", atau "Affiliate" di video atau caption.
9. Monitor Feedback
Cek komentar dan engagement. Response complaints dengan cepat.
10. Filter Traffic Landing Page
Gunakan sistem filter untuk routing crawler dan proteksi LP.
Setup Campaign TikTok Ads yang Benar
Step 1: Account Setup
- Buat TikTok Business Center account
- Verifikasi bisnis dengan dokumen
- Setup payment method (kartu kredit recommended)
- Hubungkan TikTok Page
Step 2: Campaign Structure
Step 3: Targeting Settings
- Location: Indonesia (atau spesifik kota)
- Age: 18-45 (sesuaikan dengan produk)
- Interest: Pilih 5-10 interest yang relevan
- Behavior: Engaged shoppers, Video viewers
- Device: All devices (atau spesifik jika perlu)
Step 4: Budget & Bidding
- Budget: Mulai Rp 100,000/hari per ad group
- Bidding: Lowest cost (untuk awal)
- Schedule: Run continuously atau specific hours
- Optimization Goal: Conversions (jika pixel tersetup)
Proteksi Landing Page untuk TikTok
TikTok memiliki crawler yang sangat aktif mengecek landing page. Sistem filter traffic membantu:
🛡️ Cara Kerja Filter untuk TikTok Ads:
- User klik iklan TikTok (TTCLID parameter)
- Script filter mendeteksi: manusia atau TikTok crawler?
- Jika manusia asli → tampilkan offer page
- Jika TikTok crawler → tampilkan whitepage compliant
- Hasil: Iklan approved, visitor asli convert
Kenapa Filter Penting untuk TikTok?
- ✅ TikTok crawler mengecek LP multiple times per day
- ✅ Mismatch LP vs ad = instant reject
- ✅ Filter memastikan crawler selalu lihat compliant page
- ✅ Real visitors tetap dapat konten yang sebenarnya
Tips Pro dari Affiliate Sukses
💡 Tips dari Top Affiliate 2025:
"Kunci sukses di TikTok Ads adalah authenticity. Video yang terlihat seperti konten organik perform jauh lebih baik dari iklan yang obvious."
Format Video yang Winning:
- 📱 Unboxing: Tunjukkan produk dari buka paket
- 🎬 Day in My Life: Sisipkan produk di keseharian
- 💬 Story Time: Ceritakan masalah yang dipecahkan produk
- 📊 Comparison: Bandingkan dengan produk lain (fair)
- 🔥 Trend Hijacking: Gunakan trend sound/format untuk produk
Metrics yang Harus Dipantau:
| CPM | Target: < Rp 15,000 |
| CTR | Target: > 1% |
| CPC | Target: < Rp 1,500 |
| Conversion Rate | Target: > 2% |
| ROAS | Target: > 3x |
🚀 Siap Scale TikTok Ads?
Proteksi landing page Anda dengan filter traffic cerdas. Deteksi TikTok crawler otomatis, approval rate naik.
Mulai Filter TikTok Ads✓ Deteksi TTCLID ✓ TikTok Crawler Detection ✓ Realtime Analytics
Tim Cloaking Pro
TikTok Ads Specialist
Tim ahli digital marketing dengan pengalaman 8+ tahun di bidang performance marketing, TikTok Ads, dan affiliate marketing.